Warga sekitar yang menyaksikan kejadian pun turut mendekati kelompok pemuda yang sedang berorasi, membuat situasi semakin memanas.

Beberapa warga yang geram dengan tindakan demonstran berusaha menghentikan aksi mereka, bahkan ada yang turun tangan untuk memaksa menghentikan perlawanan tersebut.

“Saya tidak akan menghentikan gerakan ini! Kami punya tujuan yang jelas!” ujar seorang pemuda yang memimpin orasi, dengan nada tegas, meskipun tak diketahui identitasnya.

Namun, aksi para demonstran tidak berlangsung lama. Ketegangan yang semakin meningkat akhirnya berhasil diredakan oleh aparat kepolisian dan TNI yang berjaga di lokasi upacara adat.

Berkat intervensi aparat keamanan, suasana pelantikan yang semula tegang kembali tertib dan kondusif. Para pemuda yang menggelar unjuk rasa akhirnya dipukul mundur oleh warga dan tamu acara hingga meninggalkan lokasi kejadian.