"Akan tetapi, pelapor atau wanita itu mengatakan bahwa jawaban Ody normatif. Lalu pelapor membujuk anak saya, karena terus dibujuk wanita itu sampai akhirnya anak saya tergoda," kata Adi.
Pengakuan dari orang tua Odi, wanita itu membujuk Odi agar adiknya nya lolos di IPDN tepatnya tanggal 1 April 2022. Setelah itu, wanita itu terus berkomunikasi dengan Odi dan minta tolong.
"Jadi, dalam perkara itu. Anak saya bukanlah calo seperti yang diberitakan dalam berita yang beredar. Anak saya dibujuk dan dirayu. Bahkan ada juga menggunakan voice note dan WhatsApp oleh pelapor. Wanita itu yang menyarankan bagaimana caranya agar adiknya bisa lolos di IPDN melalui jalur yang bukan dari website," tuturnya.
Untuk itu, pihak keluarga meminta kepada pihak penyidik agar independen dalam melihat perkara ini. Bukan Odi yang membujuk Charunnisa. Tetapi, wanita itu yang duluan.
"Saya punya bukti massanger dan percakapan Ica minta tolong dan membujuk Odi. Kami minta penyidik untuk melihat perkara ini dengan luas dan independen," tambahnya.
