Mantan Kepala Bagaian (Kabag) Rumah Tangga Kementerian Ketenegakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) itu berharap, agar para peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat memanfaatkan ilmu keterampilan yang diperoleh, sehingga akan menjadi modal yang baik dalam bekerja di dunia industri ataupun berwirausaha mandiri.
Baca Juga: Dua Kabupaten di Sulawesi Tenggara Belum Eliminasi Malaria
"Para peserta ini meski berada di Sulawesi Tenggara, namun mereka merupakan keluarga besar kami dan keluarga besar Kemnaker RI yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik Kemnaker, dengan membuktikan kemampuan yang telah diperoleh dari pelatihan ini dengan mampu menolong diri dan membuat bangga keluarga, sehingga pelatihan ini benar-benar bermanfaat," tandasnya.
Pihaknya juga tambah dia, akan terus memantau perkembangan para siswa peserta pelatihan apakah mereka sudah bekerja atau belum, sekaligus dapat mengetahui kendala apa yang dihadapi bila belum mendapatkan pekerjaan.
"BBPVP Makassar dan Pemda Kolala Timur akan memantau terus peserta pelatihan ini, sebagai tanggung jawab bersama kami terhadap mereka," tutupnya.
