"Kami perlu menyampaikan kepada teman-teman lainnya, jangan anggap kami membedakan pelayanan terhadap pasien. Ada yang bilang, setiap perawat dinyatakan lulus sebagai perawat, seluruh perawat sudah mengucap sumpah. Jadi kami bekerja di atas sumpah," tambahnya.

Selain itu, butir pertama dalam sumpah, yaitu membaktikan hidup untuk kepentingannya kemanusiaan tanpa membedakan suku ras golongan.

"Tidak mungkin ada perawat yang membedakan terhadap pasiennya. Perlu kami sampaikan, terkadang manajemen rumah sakit yang membuat pelayanan perawat itu tidak maksimal," tuturnya.

Mahsur menyebut, sebagian besar pelayanan maksimal berjalan tidak maksimal bisa disebabkan banyaknya pasien yang dirawat. Namun perawatnya sedikit.

"Jika seperti itu. Harusnya pihak rumah sakit mengantisipasi itu. Memberikan pekerjaan kepada perawat sesuai dengan kemampuan. Jika pasien 30 orang, perawat hanya 5 orang. Itu kan pasti tidak maksimal memberikan pelayanan kepada pasien. Itulah sebabnya, sebentar permasalahan itu bukan kepada perawat, tapi bisa disebabkan oleh mekanisme yang dibuat oleh rumah sakit," terangnya.