"Kami ingin meminimalisir potensi gesekan dengan pengawasan yang optimal oleh Bawaslu, dibantu oleh Polri dan pihak-pihak terkait lainnya," tambah Stanley.

Sementara itu, Ketua KPU Konawe, Wike, menjelaskan bahwa pendistribusian logistik telah dimulai sejak 24 November 2024 untuk wilayah-wilayah terpencil seperti Kecamatan Routa, Asinua, dan Latoma.

“Kemarin, kami juga sudah menyalurkan logistik di dapil tiga, khususnya Kecamatan Soropia yang memiliki desa-desa yang harus menyeberang pulau. Hari ini kami menargetkan pendistribusian logistik untuk 14 kecamatan lainnya bisa tuntas,” ujar Wike.

Ia juga mengapresiasi dukungan Forkopimda dan Polres Konawe dalam proses distribusi logistik Pilkada.

“Kami sangat terbantu dengan dukungan aparat keamanan, sehingga penyaluran logistik dapat berjalan lancar dan aman,” tambahnya.