"Perguruan tinggi tidak boleh lagi merasa cukup hanya dengan meluluskan mahasiswa. Pertanyaan yang harus dijawab adalah: setelah lulus, apakah mereka mampu mendapatkan pekerjaan yang baik? Apakah mereka mampu bersaing secara global? Apakah mereka mampu menciptakan pekerjaan bagi orang lain?" kata Andi Lukman, dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/6/2026).
Baca Juga: BPR Bahteramas Kendari Raih Penghargaan Bergengsi Bintang 5 Top 100 BPR Award 2026
Ia menjelaskan bahwa tantangan pendidikan tinggi saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan beberapa tahun lalu. Revolusi digital dan perkembangan kecerdasan buatan telah mengubah kebutuhan kompetensi tenaga kerja.
Karena itu, perguruan tinggi dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.
Menurut Andi Lukman, transformasi sesungguhnya tidak hanya ditandai dengan perubahan nama atau bertambahnya program studi. Yang lebih penting adalah perubahan cara pandang dalam mengelola pendidikan dan menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
