Ia mendorong perguruan tinggi menerapkan Outcome-Based Education (OBE), yakni pendekatan pendidikan yang menempatkan capaian kompetensi lulusan sebagai fokus utama seluruh proses pembelajaran.

Dalam model tersebut, mahasiswa didorong lebih banyak memperoleh pengalaman nyata melalui dunia kerja, proyek industri, penelitian terapan, kegiatan kewirausahaan, hingga kolaborasi internasional.

"Mahasiswa harus lebih banyak berada di ruang praktik kehidupan nyata daripada sekadar mendengarkan teori di ruang kelas," ujarnya.

Pesan serupa juga disampaikan Prof. Dr. Ir. Drs. Jasruddin Daud, M.Si., yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mantan Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara itu menilai tantangan terbesar pendidikan tinggi saat ini bukan lagi persoalan perizinan atau perubahan bentuk kelembagaan, melainkan keberanian untuk melakukan transformasi secara menyeluruh.

Menurut Jasruddin, masih banyak perguruan tinggi yang terjebak dalam rutinitas akademik dan kurang responsif terhadap perkembangan kebutuhan dunia kerja maupun kemajuan teknologi.