“Marilah kita melalui momentum halal bihalal ini untuk meluruskan dan melupakan hal yang kurang selama ini. Saya merasa banyak belajar tentang politik di Partai Gerindra ini dan saya banyak juga belajar tentang diri saya,” imbuhnya.

Berdasarkan pengalaman mantan Ketua DPW PPP, Laode Barhim yang pindah ke Partai Gerindra, pengurus DPW PPP Sultra, Rahmat Alam Syahruddin menegaskan bahwa pernyataan Andi Ady Aksar bukan berarti menarik ASR ke Gerindra, namun sebagai ajang silaturahmi antar kerabat keluarga.

Baca Juga: Tujuh Parpol Dukung La Ode Darwin di Pilkada Muna Barat 2024

“Secara kerabat hubungan antara paman dan kemenakan, terus Gerindra juga pernah bersama-sama ASR sosialisasi. InsyaAllah tidak (pindah partai) dari kita sudah tiga kursi dan Gerindra lima kursi kan kita tinggal kita cari sisanya, insyaAllah Bismillah (koalisi),” ujarnya, Senin (15/4/2024).

Diketahui, ASR yang sebelumnya merupakan kader Partai Gerindra, pindah haluan menjadi Ketua PPP Sulawesi Tenggara setelah sebelumnya melaporkan sang ponakan, Andi Ady Aksar ke polisi, dengan tuduhan dugaan penggelapan uang PT Kabaena Kromit Prathama (KKP. (A)