“Program ini menjadi momentum bagi para dosen dan peneliti UMKENDARI untuk terhubung langsung dengan jejaring ilmuwan diaspora,” ujar Prof. Muh. Nurdin, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan dipimpin Ketua Program Diaspora Berdampak UHO, Prof. Dr. Ir. Maulidiyah, M.Si., IPU., ASEAN Eng. Narasumber utama yang hadir ialah Prof. Akrajas Ali Umar, Ph.D., akademisi diaspora Indonesia dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Dalam materinya, Prof. Akrajas menjelaskan sejumlah faktor yang perlu diperhatikan peneliti ketika mengajukan hibah internasional. Tiga hal yang menjadi perhatian ialah kualitas substansi proposal, pemetaan skema pendanaan, serta kekuatan kemitraan riset antarnegara.

Proposal penelitian, kata dia, perlu menawarkan kebaruan yang jelas dan memiliki dasar metodologi yang kuat. Peneliti juga harus memahami karakteristik serta kriteria lembaga donor sebelum menentukan skema pendanaan yang akan dituju.

Peserta kemudian memperoleh pemahaman mengenai tahapan penyusunan proposal riset berstandar internasional. Materi mencakup pengembangan gagasan penelitian, penyusunan metodologi, identifikasi peluang pendanaan, hingga strategi membangun jejaring dengan mitra penelitian dari negara lain.