KENDARI, TELISIK.ID - Keterbatasan lahan di area perkotaan tidak lagi menjadi penghalang bagi masyarakat yang ingin terjun ke sektor agribisnis.

Belakangan ini, tren Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) kian diminati sebagai peluang usaha rumahan yang sangat potensial.

Selain tidak membutuhkan ruang yang luas, modal awal untuk memulai usaha ini terbilang sangat terjangkau bagi pemula.

Berdasarkan data rincian modal dari pelaku budidaya, investasi awal untuk membangun satu unit sistem Budikdamber mandiri hanya berkisar di angka Rp 300.000. Konsep ini menggabungkan teknik budidaya ikan air tawar sekaligus tanaman sayur secara akuaponik dalam satu wadah.

Rincian Modal dan Kebutuhan Produksi