“Saat ini lebih dari 230 teknisi sudah dikerahkan untuk percepatan proses pemeliharaan, mari kita berdoa bersama agar dipermudah prosesnya sehingga dapat selesai sesuai dengan jadwal,” kata Edyansyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/9/2026).

Khusus pemeliharaan PLTU Jeneponto, PLN menargetkan pembangkit tersebut kembali melayani sistem pada 5 September 2026.

PLN juga terus mengoptimalkan pola operasi dari sisi pembangkitan dan sistem kelistrikan guna mempercepat normalisasi pasokan.

Manager PLN UP3 Kendari, Hery Supriyadi, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Sultra.

Selain pemeliharaan infrastruktur, kondisi cuaca turut memengaruhi pasokan listrik. Fenomena El Nino menyebabkan penurunan debit air, terutama di Poso, sementara penggunaan pendingin ruangan (AC) yang tinggi pada siang hari meningkatkan beban konsumsi listrik masyarakat.