Untuk menjaga kestabilan sistem dan mencegah dampak yang lebih luas, PLN melakukan pengaturan beban atau load shedding secara bergilir. Pemadaman dilakukan bertahap sehingga tidak seluruh wilayah mengalami pemadaman secara bersamaan.
PLN juga berkoordinasi dengan berbagai instansi dan pemangku kepentingan, termasuk kepolisian serta fasilitas vital seperti rumah sakit. Fasilitas tersebut diprioritaskan agar tidak terdampak pemadaman.
Masyarakat dapat memperoleh informasi terbaru mengenai wilayah terdampak dan perkembangan penanganan melalui PLN Mobile serta kanal informasi resmi PLN, termasuk WhatsApp Channel PLN UP3 Kendari dan sejumlah Unit Layanan Pelanggan (ULP) di wilayah kerjanya.
Pelanggan yang ingin menyampaikan keluhan dapat menggunakan aplikasi PLN Mobile atau layanan Contact Center PLN 123. Masyarakat juga diimbau mengatur penggunaan peralatan listrik dan menyiapkan sumber listrik cadangan untuk kebutuhan penting.
Dampak pemadaman turut dirasakan pelaku usaha. Hikmawati (34), pengelola usaha makanan beku atau frozen food di Jalan Tunggala, Kendari, mengaku aktivitas usahanya terganggu ketika listrik padam hingga tiga sampai empat jam.
