"PLN berupaya menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di daerah aliran sungai lokasi PLTA. Harapannya, hujan dapat turun dan meningkatkan debit air untuk normalisasi pasokan listrik," ucap Amirul.

Baca Juga: Lukman Abunawas Jalankan Program Indonesia Sehat di Sulawesi Tenggara

Melaluli Instagram story @plnup3kendari, mencantumkan jadwal pemadaman bergilir di se-Sulawesi Tenggara mulai pukul 07.00-19.30 Wita. Wilayah-wilayah tertentu seperti Kecamatan Kendan dan Soropia, serta sebagian wilayah di ULP Benu-benua, Bombana, Konawe Selatan, dan Wuawua mengalami pemadaman pada rentang waktu tersebut.

Muhammad Rian Adhan, seorang warga Kendari mengungkapkan, pemadaman listrik ini berdampak pada usaha warkopnya. "Saya harus menggunakan genset setiap malam, karena pesanan bazar dari mahasiswa tidak bisa terlayani tanpa listrik," keluhnya.

Meski tantangan besar dihadapi, PLN terus berupaya memperbaiki situasi ini. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan bersabar sambil mengikuti petunjuk PLN. (A)