Singkatnya, gerakan ini bukan menjadi gerakan moral, malah dapat menjurus pada gerakan menciderai demokrasi. Ketika kepuasan masyarakat masih tinggi terhadap pemerintah sebesar 70 persen, tetapi narasi yang dibangun seolah-olah menghadirkan ketidakpuasan kepada pemerintah.
Ini adalah upaya menurunkan legitimasi pemerintah semata. Tentunya akan salah kaprah, jika gerakan ini dianggap aksi superhero, begitu juga jika menterinya mundur. (*)
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
