Saat Telisik.id menelusuri dan ingin mewawancarai Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) IV Sulawesi Tenggara, Agus Safari, belum bersedia diwawancarai.
"Maaf, kalau untuk surat yang masuk, kita memang sudah periksa, tapi tidak jelas maksudnya apa. Kadi pimpinan juga nda paham permasalahannya di sana seperti apa," kata Dastin Atira selaku staf piket.
Dia melanjutkan, jika memang di wilayah tersebut bermasalah, seharusnya dari awal pihak pekerja waduk bendungan akan melapor pada pimpinan BWSS.
Dia menambahkan, pelaporan tersebut bukan mengatasnamakan masyarakat melainkan diwakili oleh perseorangan yang juga bukan seorang kepala desa. (A)
Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan
