Mantan Bupati Muna dua periode itu mengaku, anggaran pembangunan embung itu merupakan dana aspirasinya.
Pemerintah pusat mengucurkan dana itu, menurutnya untuk melayani kebutuhan masyarakat pada saat kemarau sekaligus menjadi sumber air baru untuk mendukung pengembangan kawasan pertanian masyarakat.
"Tunggu saja, saya akan cek di lapangan. Seperti apa masalahnya nanti, itu yang akan kita akan bahas di Komisi DPR RI," ujarnya.
Embung yang dibangun di Waara itu seluas dua hektare. Pelaksanaan proyek pembangunannya dikerjakan PT Multi Persada (MP). Diduga pengerjaan embung tidak sesuai bestek. Di mana, volume air dalam embung sudah mengalami penyusutan hal tersebut diduga karena adanya kebocoran pada dinding embung.
Reporter: Sunaryo
