KENDARI, TELISIK.ID - Pembangunan gedung baru kantor Gubernur Sulawesi Tenggara mengalami keterlambatan hingga kena denda dari Menteri Keuangan.
Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sulawesi Tenggata, Martin Efendi Patulak, membeberkan alasan keterlambatan pembangunan gedung baru Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.
Martin mengaku untuk pembangunan dari segi struktur konstruksi lantai 6-8 mengalami kendala serta keterlambatan dalam proses pengerjaannya, sebab adanya kelangkaan semen di Kota Kendari pada Desember 2023 lalu.
Sehingga pengecoran untuk 6-8 lantai tersebut mengalami keterlambatan, olehnya itu Pemerinta Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan perpanjangan 50 hari dengan denda sesuai dengan aturan dari Kementerian Keuangan.
"Dendanya itu per harinya satu per seribu dari sisa kontrak yang tidak dilaksanakan," jelasnya.
