Menurut Pj bupati, untuk investor smelter di Kecamatan Tolala tetap dari Asia, karena rata-rata yang mendominasi pembangunan smelter di Indonesia dari Asia, seperti di Morowali, Morosi, dan Halmahera. Sehingga, kemungkinan besar investor Smelter di Kolaka Utara itu dari China.
"Kalau investor yang menawarkan untuk pembangunan smelter itu banyak tapi nanti bagaimana bentuk kerja sama dan sistemnya serta closing-nya nanti akan kita tentukan satu," pungkasnya. (B)
Penulis: Muh. Risal H
Editor: Haerani Hambali
