Baca Juga: 2 Pahlawan Asal Buton Diabadikan Sebagai Nama Jalan
"Setelah CCO/addendum, pengerjaan jalan berubah menjadi rigid dengan panjang 2.775,35 meter. Sementara masa kontraknya berakhir pada tanggal 4 Oktober 2021 lalu," ujar pria yang kerap disapa Anchu, Kamis (11/11/2021).
Pengerjaan jalan ini baru dituntaskan 94 persen, dan sisanya belum dituntaskan. Kata Syamsuar, rigid beton dilakukan dengan spot-spot karena melihat kondisi keparahan jalan.
"Dikerja spot-spot karena melihat kondisi kerusakan jalannya. Kalau keterlambatan masa kerja yang tidak sesuai masa kontrak kami lihatnya akibat curah hujan, protokol kesehatan, serta material seperti pasir dan batu pecah yang harus didistribusi dari luar," jelasnya. (C)
Reporter : Hir Abrianto
