Pembangunan kantor sendiri dinilai lebih efisien dan efektif bila masing-masing OPD dan instansi terkait berada di satu gedung. Selain menghemat pengeluaran, juga memudahkan satu sama lain berkoordinasi.
Baca Juga: Mulai Dibangun, Ini Spesifikasi Kantor Gubernur Sultra 22 Lantai
Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi juga berupaya meminimalisir anggaran pemerintah bila membangun kantor satu persatu. J Robert sendiri mencontohkan hal tersebut pada biaya yang dikeluarkan saat membangun kantor Bappeda Sulawesi Tenggara dimana kantor tersebut bahkan memakan anggaran hingga Rp 25 miliar.
"Kantor Bappeda saja yang seperti ini bisa sampai Rp 25 miliar, ini baru kantor Bappeda. Bagaimana dengan kantor di instansi lainnya?" tuturnya, beberapa waktu lalu.
Selain itu, pembangunan kantor karena banyak perkantoran di masing-masing OPD yang ada di lingkup Sulawesi Tenggara juga menduduki kantor-kantor lama yang telah usang bahkan beberapa gedung sudah tak layak pakai.
