KENDARI, TELISIK.ID - Pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Kendari tuai protes dari masyarakat yang ada di RT 15 dan RW 004, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.
Adanya pembangunan labkesda dinilai mengganggu karena menimbulkan aroma yang tidak sedap, bahkan disebutkan jika aroma pembuangan cerobong laboratorium tersebut seperti bau kotoran kucing.
Ketua RT 15, Farida mengaku, sehabis salat subuh di masjid terdekat, ia mendengar suara mesin yang berada di labkesda tersebut.
Baca Juga: Besok Sweeping Kendaran di Kota Kendari Dimulai
"Saya merapat di dekat tembok yang berada sekitaran cerobong asap. Saya mencium aroma tidak tidak sedap. Saya pulang ke rumah dan mengambil HP lalu memvideokan hal tersebut," ujarnya saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD, Senin (6/2/2023).
