Sejak ia menjabat sebagai Ketua PMI, APBD telah banyak digelontorkan. Awalnya, Rp 200 juta. Kemudian, di Perubahan APBD naik menjadi Rp 1 miliar. Kemudian, naik lagi Rp 2 miliar dan tahun 2022 ini kembali naik Rp 3,5 milar.

Baca Juga: Ke Pelantikan IDI Kendari, Siska Karina Imran Ajak Dokter Ikuti Jejaknya Terjun Politik

"Anggaran itu kita gunakan untuk mengadakan fasilitas di PMI, seperti kulkas penyimpan darah dan alat pengurai darah," ungkap Ketua DPRD Sultra itu.

Baca Juga: 23 Pegawai Reaktif, Kanwil Kemenkumham Sultra Koordinasi dengan Satgas COVID-19

Pembangunan RS PMI Sultra merupakan upaya peningkatan pelayanan kesehatan. PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang semula hanya bergerak pada donor darah. Kemudian terus berkembang membantu pemerintah menangani bencana dan pelayanan kesehatan.