Baca juga: Wabup Butur Minta Petani Diedukasi Cara Bertani yang Baik

Dia juga menjelaskan bahwa harapan masyarakat Desa Wapia-pia masih sama yaitu harus dibuatkan tambatan perahu untuk memudahkan keluar masuk body (perahu nelayan).

“Artinya dari sisi aturannya memang dari dinas terkait ini akan memfasilitasi tentang perizinan begitupun keinginan masyarakat yang mereka ajukan dalam arti tidak melanggar aturan. Pemkab tidak bisa menghentikan pekerjaan proyek begitu saja karena dikhawatirkan akan berdampak pada proyek pusat yang akan masuk di Wakatobi ke depannya,” tambahnya lagi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Wapia-pia, Hendri mengatakan, persoalan tanggul sampai saat ini selalu direspon. Bahkan telah dilakukan musyawarah desa sebanyak 4 kali terkait dengan keluhan masyarakat. Baik itu keluhan masyarakat pesisir maupun pihak nelayan.

“Saya coba memfasilitasi untuk mempertemukan pihak terkait soal tanggul itu. Saya tidak punya kapasitas untuk menghentikan dan melanjutkan proyek itu. Saya hanya bisa melakukan musyawarah dan membantu mencari solusi," ujarnya.