JAKARTA, TELISIK.ID - Masalah pendidikan terutama tatap muka terbatas di tengah pandemi menjadi perhatian parlemen.
Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira menilai, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas penting sebagai cara untuk mencegah lahirnya generasi yang hilang (lost generation).
Sebab, kewajiban PTM Terbatas bagi sekolah pada tahun ajaran dan akademik 2021/2022 adalah upaya pemerintah dan DPR dalam melaksanakan tujuan bernegara.
Politisi PDIP ini mengatakan, PTM Terbatas yang sudah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri Tahun 2021, penting untuk melindungi segenap anak-anak Indonesia dari bahaya COVID-19, namun di sisi lain tidak menghentikan proses pembelajaran demi mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kita tidak mau karena pandemi ini ada ‘lost generation’ (generasi yang hilang) dari bangsa kita. Baik hilang karena terinfeksi COVID-19, ataupun hilang karena belajarnya terhenti karena pandemi,” ujar Andreas dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (15/7/2021).
