“TIMPORA merupakan wadah koordinasi lintas instansi yang memiliki peran strategis dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing. Melalui sinergi antar instansi, pengawasan dapat dilakukan secara lebih efektif, maksimal, dan tepat sasaran,” ujarnya, lewat keterangan tertulis yang diterima telisik.id, Sabtu (9/5/2026).
Selain membahas pengawasan orang asing, Imigrasi Kendari juga memperkenalkan program pelayanan keimigrasian yang ditujukan untuk memudahkan masyarakat Bombana mengakses layanan paspor dan administrasi lainnya.
Muhammad Novrian Jaya menyebut program tersebut diberi nama IKENI LAPAK atau Imigrasi Kendari Layanan Paspor antar Kabupaten. Program itu disiapkan sebagai layanan jemput bola bagi masyarakat di daerah yang memiliki jarak cukup jauh dari Kota Kendari.
“Melalui program Imigrasi untuk Rakyat, kami akan menghadirkan IKENI LAPAK (Imigrasi Kendari Layanan Paspor antar Kabupaten) sebagai layanan jemput bola. Mengingat jarak tempuh Kota Kendari ke Kabupaten Bombana yang cukup jauh, sekitar 4 jam dengan jarak kurang lebih 160 km, kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan keimigrasian tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Kendari,” jelasnya.
