Baca Juga: Mualaf: Sakit Hati Berbuah Manis Keislaman

Ke depannya, Ustaz Wayan punya mimpi untuk membangun sebuah masjid dan pesantren yang menampung para mualaf sekaligus jadi tempat untuk pusat kegiatan dan pembinaan mualaf di Sulawesi Tenggara.

Salah seorang pengurus Mualaf Center, Maryam, mengaku saat ini sudah terbiasa dengan ibadah puasa di bulan Ramadan sejak keislamannya di tahun 2002.

Meski begitu ia selalu merasakan hikmahnya ibadah Ramadan saat berkumpul bersama teman-teman mualaf lainnya. Perkumpulan mualaf baginya jadi tempat ternyaman untuk bertukar pikiran dan wadah belajar Islam. (B)

Penulis: Adinda Septia Putri