Usai ditangkap, tiga tersangka langsung diperiksa secara intensif penyidik. Kepada penyidik, para tersangka mengaku melakukan serangkaian pembunuhan yang terkait itu.
"Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau biasa disebut serial killer dengan motif janji-janji yang dikemas dengan kemampuan supranatural untuk membuat orang menjadi sukses atau kaya," kata Fadil, dilansir dari Kompas.com.
Meski di antara korban Wowon di Cianjur sudah ada yang meninggal sejak tahun 2020, jasad para korban yang sudah menjadi kerangka baru ditemukan di awal tahun 2023.
Jasad para korban di Cianjur baru ditemukan setelah adanya pengembangan kasus keracunan yang menimpa satu keluarga di Bantargebang, Bekasi.
Sosiolog Universitas Gadjah Mada, Abe Widyanta, menilai proses ketetanggaan dan relasi sosial di lingkungan para korban Cianjur dihabisi nyawanya perlu dipertanyakan.
