Baca Juga: KNPI Desak Panglima TNI Segera Operasi Militer di Papua Soal Pembunuhan Warga Sulawesi Tenggara
Para tersangka mengaku bisa membuat orang lain kaya dengan janji-janji yang dikemas bumbu supranatural. "Awalnya penipuan, janji dan motivasi kesuksesan hidup. Setelah korban serahkan harta, lalu 'dihilangkan'," ucap Fadil.
Baik Wowon maupun Solihin menarasikan diri mereka mampu meningkatkan kekayaan. Wowon mencari korban yang dapat dimanipulasi untuk menyerahkan harta mereka dengan janji untuk dilipatgandakan.
"Ketika korban menagih janji, Wowon melapor pada Solihin, lalu kemudian para korban dieksekusi dengan meminumkan racun," sambungnya.
Adapun motif pembunuhan di Bantargebang, para tersangka membunuh keluarganya sendiri karena dianggap berbahaya dan takut tindak pidananya terkuak.
