Menurut data yang telah dirangkum, penyumbang angka inflasi adalah kelompok makanan, minum dan tembakau.
Oleh karena itu, Pemda menekankan kepada setiap anggota TPID untuk memantau ketersediaan yang dibutuhkan dan membantu beberapa daerah yang mengalami devisit, khususnya bawang yang sangat bergantung pada impor, juga penyaluran yang tepat sasaran agar tidak terjadi penimbunan.
“Kami sedang mengupayakan kerja sama dengan daerah-daerah yang mengalami inflasi. Hal ini butuh keseriusan dalam penanganan inflasi,” kata Edy Suharmanto.
Selain itu, Pemda Bombana aktif dalam program menanam dengan mempertimbangkan musim penghujan yang perkiraannya akan terjadi pada April-Mei 2024 mendatang.
Baca Juga: Pemda Bombana Kuatkan Toleransi dalam Memasuki Tahun 2024
