Baca Juga: Hasil UTBK-SBMPTN Diumumkan 14 Juni, Kuota UHO Capai 4.226

Ia menambahkan, konsep bangunannya nantinya adalah semi permanen. Seperti tiang-tiang bangunan dari tiang cor, sedang dindingnya terbuat dari kayu. Pembangunan sekolah ini dianggarkan dalam APBD 2021 senilai lebih dari Rp 500 juta. Tahap awal akan dibangun dua Ruang Kelas Belajar (RKB).

“Karena kalau mau bangun konstruksi beton tidak akan cukup dengan jumlah anggaran tersebut. Makanya kita kondisikan dulu, mudah-mudahan bisa berkembang ke depan,” tambahnya.

Masih kata Kadis Pendidkan Buteng, sekarang perencanaan sudah jalan. Dapat dipastikan, dalam waktu dekat ini sudah jalan. Mudah-mudahan bulan Juli nanti sudah bisa digunakan walaupun bangunannya belum siap betul, namun anak-anak di Dusun Lakaudani sudah bisa belajar di sana.

Warga Desa Lakaudani sanggat mendukung program tersebut.