"Menurut pertimbangan pakar yang turun di lapangan, ketika tidak bisa ditangani di kecamatan, maka harus diadakan penanganan khusus di klinik stunting tersebut," jelas Burhanuddin.
Untuk kedepannya, ditargetkan kasus stunting di Bombana harus turun di bawah 14 persen pada 2024. (B-Adv)
Penulis: Melsandy Wauda
Editor: Kardin
