Hugua menambahkan bahwa, Siskamling adalah sistem gotong royong yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat, untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dan terbukti mampu menekan angka kriminal secara signifikan.
Lebih lanjut, Ketua Asosiasi Pemda 6 Negara CTI ( LGN- CTI) ini menilai bahwa, pola ini sebenarnya sudah berjalan pada tingkat desa dan lingkungan RT saat gerakan pembatasan jalan di kawasan pemukiman sejak COVID-19 ini merebak, namun belum dibangun sistem dan mekanisme kerjanya saja.
Baca juga: Pasien Bayi 11 Bulan PDP COVID-19 Asal Sultra Meninggal
Kata Hugua, mestinya Ketua RT sebagai koordinator COVID-19 di lingkungan RT masing masing membuat sistem antara lain, jadwal jaga bergilir secara merata ke semua warga, menyusun sistem dan mekanisme kerja dan memobilisasi sumber daya lokal untuk memenuhi kebutuhan sistem tersebut.
"Kesemuanya ini dilakukan untuk memastikan bahwa, semua orang yang terinfeksi COVID-19 tercatat, tertangani dan terlaporkan ke pusat rujukan sehingga dengan mudah pasien terpantau perkembangannya dan juga eskalasi penyebaran virusnya ke keluarga atau tetangganya dapat dicegah secara dini," terang Hugua, Sabtu (11/4/2020).
