"Semoga tidak terbukti bahwa guru dan kepala sekolah ini melakukan politik praktis," harapnya.

Ia mengungkap jika guru dan kepala sekolah terbukti melakukan politik praktis maka pihaknya juga akan dilema untuk menentukan sikap.

Ia juga mengatakan, di awal sebelum pelaksanaan pilkades, pihak DPMD sudah menginstruksikan kepala guru TK, SD, atau yang berada pada naungan desa agar tidak ikut berpolitik praktis.

"Tapi kami akan tetap bantu mediasi kepada pihak kepala desa terkait," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kolaka Timur, Andi Musman, Menuturkan semoga hal ini baru ancaman dari pihak kepala desa terpilih.