"Tapi ancaman ini juga bisa meledak kalau kita diam-diam saja," ujarnya.
Ia berharap agar setelah pelantikan kepala desa, digelar sebuah pertemuan yang menghadirkan setiap kepala desa, DPRD Kolaka Timur, serta dinas terkait untuk membuat sebuah kesepakatan.
"Bila perlu kita buat MoU sehingga nasib teman-teman guru ini bisa aman terlindungi," ujarnya.
Di tempat yang berbeda, Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, mengatakan dirinya belum mendapat laporan terkait masalah pergantian dan pemecatan kepala sekolah dan guru TK ini.
"Tapi jika nanti ada laporan yang masuk kami akan pelajari terlebih dahulu baru bisa memutuskan," ujarnya.
