"Jadi operator OPD masing-masing dapat memberikan data yang valid jangan sampai data yang kita pegang ini berbeda," jelas Sekda Kolaka Timur dalam Forum Group Diskusi BPS Kolaka Timur, di Baros Farm House, Senin (19/2/2024).
Lebih lanjut, Sekda meminta kualitas data yang dapat disampaikan itu tepat waktu apalagi saat ini ada inflasi, kemiskinan ekstreme, stunting agar semua data terkait hal tersebut dapat valid.
Sementara itu, Kepala BPS Kolaka Timur, Burhanuddin menjelaskan, FGD ini dilakukan agar data yang disampaikan bisa valid atau misalkan ada hal-hal yang perlu diperbaiki dapat dilakukan dengan masukan yang ada.
"Dalam kegiatan ini juga tidak menutup kemungkinan akan dibutuhkan data lain yang ada di Kabupaten Kolaka Timur," ungkapnya.
Baca Juga: Hartini Dominasi Perolehan Suara DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Dapil 5
