Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka Timur, Idarwaty mengatakan, penyaluran itu untuk mencegah terjadinya krisis pangan dan gizi, pengendalian inflasi.
"Serta melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga," tambahnya.
Plt Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis menyampaikan, total KPM penerima bantuan itu sebanyak 13.000 atau 130 ton beras.
Azis juga menyampaikan pemerintah setempat dalam hal ini kepala desa dan lurah, harus mendata kembali keluarga yang sangat layak menerima bantuan yang sampai saat ini belum terdata.
"Program pemerintah di daerah kita kayak ini, seperti hujan dulu yang rintik-rintik tapi bisa membasahi bumi, artinya pembangunan dan bantuan itu, sedikit demi sedikit tapi jumlahnya akan menjadi banyak," ujarnya.
