Bahkan ke depan, kata Bupati Kolaka Utara, setelah pandemi COVID-19 berakhir dan setelah dilakukan pembenahan, rumah sakit yang tadinya berfungsi sebagai rumah sakit untuk pasien COVID-19, akan menjadi rumah sakit paru-paru pertama di Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Gelombang Pertama TKA Asal China Tiba di Sultra 24 Juni
"Dan ini belum ada di Sulawesi Tenggara. Kita berharap banyak nantinya rumah sakit tersebut secara spesifik khusus menangani pasien penderita penyakit paru-paru," terang Bupati Kolaka Utara.
"Kalau rumah sakit khusus menangani penyakit jantung saya dengar sudah ada dibangun oleh Bapak Ali Mazi jadi kita ambil alih paru-paru, mudah-mudahan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak kesehatan dapat kita penuhi sehingga harapan kita untuk mendirikan rumah sakit tersebut dapat terealisasi di daerah yang kita cintai ini," jelasnya.
Tidak hanya itu, kader Partai Demokrat ini juga mengungkapkan, ketersediaan tenaga medis khususnya dokter, sejak kepemimpinan mereka sampai tahun 2019, tenaga dokter di Kolaka Utara baik itu dokter terkategori Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 9 orang dan PTT sebanyak 3 orang.
