Pj Bupati Konawe, Harmin Ramba menyampaikan rencana tata ruang wilayah ini bukan sekadar dokumen formal, tetapi merupakan panduan strategis bagi pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Lebih lanjut, kata Harmin Ramba, dalam proses penyusunan RDTR melibatkan berbagai stakeholder, baik dari kalangan pemerintah, akademisi, maupun masyarakat umum.

"Ini adalah langkah konkret menuju tata kelola wilayah yang lebih baik dan berdaya," ungkapnya.

Harmin menjelaskan, tujuan dari RDTR ini untuk mewujudkan kawasan Routa sebagai pusat pertumbuhan baru melalui pembangunan infrastruktur, pengembangan perumahan, pengembangan pertanian dan industri hilir strategis, serta pariwisata secara berkelanjutan berlandaskan kearifan lokal.

Harmin Ramba juga memaparkan poin penting dari RDTR Kecamatan Routa, khususnya dari segi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe yang terdapat investasi sumber daya alam sebesar Rp 78 triliun, potensi bangkitan tenaga kerja sampai dengan 20.000 orang, adanya proyek strategis nasional IKIP (Hilirisasi Industri – Batere), sumber daya mineral dan logam termasik nikel (1,5 jt Wmt) yang telah ada delapan perusahaan yang beroperasi termasuk PT. SCM seluas 21.000 Ha, pengembangan perkebunan (sawit, lada dan lain-lain) serta pengembangan LP2B.