Mantan kepala Densus 88 Anti Teror ini juga mengatakan, dalam menghadapi isu-isu narkoba ini bukan hanya tugas BNN RI, bukan tugas polri tapi tugas semua pihak.
"Isu narkotika ini sangat luas sekali dari aspek psikologi, aspek sosial ekonomi bahkan aspek politik. Kalau di Amerika Latin banyak sekali bandar narkoba di lingkungan kekuasaan mudah-mudahan ini tidak terjadi di Indonesia," harapnya.
Ia juga berpesan kepada siapapun mencoba untuk menyalahgunakan narkoba atau mengkapitalisasi dengan menjadikan bisnis narkoba ini untuk kepentingan pesan keras untuk melawan narkoba.
Turut hadir Kapolda Sultra Brigjen Pol Dwi Irianto, Direktur Advokasi, Direktur Intelejen RI, Kepala Bidang Biro Humas BNN RI, Kepala BNN Provinsi Sultra, Kapolres Konawe, Pabung Konawe, Ketua Tim Penggerak PKK, Sekda Konawe, Kepala Badan Narkotika Konawe. (B-Adv)
Penulis: Sigit Purnomo
