Ia mengungkap, Pemda Konawe juga mendorong keterlibatan pihak eksternal melalui aksi inovasi yang digagas melalui "orang tua asuh stunting."

"Konkritnya para stakeholder yang terlibat masing-masing memberikan pendampingan pada masyarakat kategori stunting," ungkapnya.

Lanjut Edwar, pendampingan pada masyarakat bisanya dalam bentuk memberikan tambahan makanan bergizi setiap bulannya dan lain-lain.

"Kemudian pemerintah desa didorong untuk terlibat aktif dalam usaha pencegahan dan penurunan stunting, melalui intervensi Dana Desa," tambahnya.

Ia menjelaskan untuk beberapa SKPD seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas TPHP, Dinas Perikanan, Dinas PU, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan, Dinas Koperindag, Dinas KB dan Pemeberdayaan Perempuan juga sudah melakukan aksi-aksi pencegahan dan penanganan stunting berdasarkan kewenangannya masing-masing.