Sementara itu, Kepala Cabang BRI Samratulangi Kendari, Evand Erlangga menuturkan dua alasan BRI didirikan. Yakni dengan misi untuk meningkatkan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan menjaga kedaulatan rupiah.

Bupati Konawe Selatan, Surunuddin, berkeinginan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya pengentasan kemiskinan bisa berjalan di Konawe Selatan. Foto: Ist.

 

Maka kata Evand, untuk melakukan dua hal tersebut, jaringan BRI sampai ke pelosok. Dari Januari hingga Oktober penyaluran KUR baik KUR Mikro dan KUR Ritel di Sulawesi Tenggara mencapai Rp 1,88 triliun kepada 38.664 debitur atau pelaku usaha UMKM.

Baca Juga: Investasi Pendidikan: Pemkab Konsel Perkuat Sumber Daya Manusia untuk Menangkal Kemiskinan

“Di Konsel ada empat unit kerja yaitu Tinanggea, Punggaluku, Mowila dan BRI Moramo. Di Kabupaten Konsel kredit yang kami salurkan selain KUR Kredit Mikro Rp 676 miliar. Dana yang kami himpun dari nasabah Rp 330 miliar. Ada perbandingan lebih besar kredit yang kami keluarkan kepada masyarakat,” paparnya.