Baca Juga: Launching Tanam Bawang Merah, Pemda Muna Barat Tanggung Resiko Gagal Panen

Ia mengatakan, untuk tiap pasar akan dihadirkan 2 ton beras SPHP dari Perum Bulog, sehingga untuk tujuh hari berjumlah 14 ton beras yang akan disalurkan ke masyarakat.

Ia juga mengatakan, pasar murah ini tak hanya digelar di Kabupaten Muna Barat, namun diadakan secara serentak secara nasional sebagai bentuk menekan laju inflasi terhadap kenaikan harga beras.

Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Raha, Raymond mengatakan, hal ini bentuk untuk sigap dalam menjaga harga di pasar dengan SPHP, tujuannya untuk menekan inflasi dan meredam gejolak harga beras yang saat ini mengalami kenaikan harga.

"Sehingga konsumen dapat membeli beras berkualitas dengan harga murah dan terjangkau sesuai HET," ungkap Raymond.