Untuk pendistribusian logistik ke wilayah kepulauan ia akan menyiapkan empat unit speed dan perahu besar yang akan terus standby di dermaga wilayah pesisir.

Selanjutnya, ia akan menginstruksikan kepada seluruh jajarannya apabila ada dari pihak KPU melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) maupun Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang akan melakukan pinjam pakai gedung atau fasilitas pemerintah seperti balai desa, gedung serbaguna, gedung sekolah yang ada di setiap desa untuk Keperluan TPS maka harus difasilitasi.

"Apabila membutuhkan fasilitas pemerintah untuk pembuatan TPS silakan digunakan dan kami akan fasilitasi," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio menyampaikan, selain persiapan dan bantuan dari Pemda setempat untuk penyaluran logistik ia juga akan antisipasi potensi bencana alam pada saat pemilu, sehingga pihaknya akan terus berkomunikasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tenggara.

Termasuk dengan perkiraan cuaca karena untuk mengantisipasi daerah atau lokasi TPS yang berpotensi banjir pada saat hujan.