Sementara itu, Kadis Damkar dan Penyelematan Muna, Tajuddin menerangkan, untuk pengadaan armada, satu unitnya dibutuhkan anggaran kurang lebih sebesar Rp 1,7 miliar. Itu pun, armadanya berkapasitas air 4.000 liter.

"Tidak jadi masalah soal kapasitas airnya," timpalnya.

Sesuai rencana pihaknya, akan mengusulkan anggaran untuk pengadaan dan pemeliharaan armada di APBD 2024 mendatang.

"Selain penambahan armada, kita akan coba optimalkan armada yang ada," terangnya.

Pihaknya juga sudah memiliki langkah-langkah untuk gerak cepat dalam menangani kebakaran. Adalah bekerja sama dengan pemerintah kecamatan membentuk relawan Damkar (Rekar). (A)