Utamanya pada wilayah Ibu Kota Buton Selatan yang mengalami kerusakan parah di sejumlah titik rawan kecelakaan. Kendati demikian, pihaknya terus berupaya mengusulkan agar perbaikan jalan poros di wilayah daratan Buton Selatan mulai dari perbatasan Kota Baubau-Kabupaten Buton Selatan dan Kabupaten Buton-Buton Selatan dapat sepenuhnya diambil alih oleh Pemprov Sulawesi Tenggara.
Baca Juga: Pemeliharaan Jalan Poros Pulau Makasar Baubau Telan Dana Rp 200 Juta
“Tetapi ini kami tidak serta merta melakukan ini, kami izin perbaiki dulu ini jalan ke Pemprov Sultra,” Katanya.
“Final dari Provinsi pada 28 April 2025, terjawab surat kami yang ditandangani Sekda Pemprov langsung,” tambahnya.
Pemeliharaan ruas jalan poros tersebut ditargetkan rampung sebelum periode program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Buton Selatan berakhir. Sementara itu, perbaikan jalan kabupaten difokuskan 90 persen pengerjaanya di dua kecamatan kepulauan yakni Siompu dan Siompu barat yang menelan anggaran sebanyak Rp 550 Juta. (B)
