Apalagi, tambah Faisal, kalau diisi oleh tokoh-tokoh berlatar belakang dari partai politik dengan kepentingan sempit akan semakin repot. Menurutnya, urusan pangan serahkan ke tokoh-tokoh yang tidak punya kepentingan sempit.
Baca Juga: Pejabat Terima Dana Pemakaman COVID-19, Inspektorat Jatim Terjun ke Jember
Baca Juga: Rocky Gerung Sebut Interpelasi Formula E Pesanan Jegal Anies Maju Presiden
“Yang punya wasawasan luas, yang mampu untuk berpikir sektoral, holistik untuk negeri," ujar dia.
Diketahui, Badan Pangan Nasional dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab langsung kepada presiden. Badan ini merupakan tindak lanjut dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
