Ia mengatakan penghargaan bukan hanya sekadar pengakuan, tetapi juga dorongan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan HAM.
“Penghargaan ini mencerminkan komitmen daerah dalam melaksanakan P5HAM, dan tahun ini direncanakan akan diserahkan oleh pemerintah,” jelas Dhahana.
Penilaian terhadap kabupaten/kota peduli HAM tahun ini telah memasuki fase ketiga, yaitu verifikasi dan penilaian akhir. Sebanyak 544 kabupaten/kota dari 38 provinsi ikut berpartisipasi, menunjukkan antusiasme tinggi dari daerah untuk meraih penghargaan ini.
Proses penilaian mengklasifikasikan daerah dalam empat kategori: peduli, cukup peduli, mulai peduli, dan kurang peduli.
Ditjen HAM juga menerima laporan masyarakat melalui hotline pengaduan sebagai bagian dari mekanisme transparansi dan akuntabilitas dalam penilaian, untuk memastikan hasil penilaian dapat dipertanggungjawabkan dan kredibel.
