XINJIANG, TELISIK.ID – Umat Muslim di China dilarang menjalankan kewajiban berpuasa di bulan Ramadan. Pemerintah China diduga mencoba menghalangi dan menyerang tradisi dan budaya Muslim di wilayahnya.

Dilansir dari Internasional.sindonews.com, sebuah laporan terbaru dari kelompok hak asasi manusia mengatakan Beijing berusaha untuk menghapus budaya Muslim Hui.

11,4 juta Muslim Hui China, komunitas dekat etnis China yang telah mempertahankan keyakinan Muslim mereka selama berabad-abad, berada dalam bahaya akan terhapus seluruhnya di bawah aturan yang kejam milik Partai Komunis.

Sebuah laporan dari koalisi kelompok hak asasi manusia, termasuk jaringan Pembela Hak Asasi Manusia China, mengatakan etnis Muslim Hui telah diidentifikasi oleh Beijing sebagai ancaman yang harus diselesaikan melalui asimiliasi paksa.

Dikutip dari Kompas.com, seorang pejabat lokal dan kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan, warga Uighur di Xinjiang diperintahkan untuk tak mengizinkan anak-anaknya berpuasa. Anak-anak tersebut juga ditanyai oleh otoritas apakah orang tua mereka berpuasa atau tidak.