
Nantinya lanjut bupati dua periode ini, staff administrasi Pemkab Konawe Selatan yang telah dipilih sesuai kualifikasi bakal magang sesuai waktu yang disepakati, untuk mempelajari keseluruhan sistem tersebut.
Bagi Surunuddin, penerapan SPBE ini penting dilakukan, sebab konsep smart city atau kota cerdas yang dicanangkannya bersama Kemkominfo beberapa waktu lalu dalam konsep menuju terwujudnya Desa Maju Konsel Hebat berbasis digital.
"Ini upaya inovatif, aspek peningkatan dan percepatan pelayanan publik. Jadi terlebih dahulu kita bekali IPTEK aparatur di seluruh jajaran OPD dan kelengkapan infrastruktur TIK. Sehingga di tahun 2024 mendatang semua lini Pemkab telah running system digitalisasi ini,“ harap Bupati Konawe Selatan.
Baca Juga: Penginputan Pengadaan Barang dan Jasa Kolaka Timur Dilakukan Serentak
