Baca juga: Positif COVID-19 di Sultra Bertambah Lagi 93 Kasus, Meninggal 2 orang
Wali Kota Kendari juga mengatakan, Pemerintah Kota Kendari tidak akan buru-buru melarang penggunaan masker berbahan scuba, sebab kata Sulkarnain, ini membutuhkan persiapan khusus dan waktu yang cukup untuk melakukan edukasi kepada masyarakat serta membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Masyarakat perlu diedukasi terkait penggunaan masker scuba ini, tentu pemerintah harus punya persiapan contoh masker yang standar untuk masyarakat,” katanya.
Namun demikian, Pemerintah Kota Kendari tetap menganjurkan pemakaian masker yang standar dikarenakan persentase efektifitasnya yang jauh lebih baik ketimbang penggunaan masker berbahan kain scuba.
"Kalau pakai masker standar, pori-porinya rapat, penularan COVID-19 ini kan lewat droplet dan percikan air ludah. Jadi masker berstandar tentu lebih baik,” menurutnya.
